(Semua Tulisan ini murni disuguhkan dari hati dan pemikiran terdalam tanpa dibuat-buat)
AKAN ENGKAU BAWA KE MANA
Setiap langkah terasa bagai hukuman yang menyiksa
Napas ini tercekat, sulit kucari udara
Seolah semua orang telah lelah menghadapiku
Apakah aku memang terlahir begini, Tuhanku?
Menyandang beban jiwa bagi siapa pun yang mendekat
Terima kasih atas jiwa-jiwa baik yang Kau kirim padaku
Dan maafkan... jika aku tak mampu menjaga semuanya dengan utuh
Maafkan jika kehadiranku jadi penghalang kebahagiaan mereka
Mungkin aku memang tak layak untuk dicintai.
Oleh siapa pun.
Tapi ada satu tempat yang takkan pernah kutinggalkan,
Tempat di mana aku tak henti mengemis:
Hanya pada-Mu, Tuhanku.
Meski harus bersimpuh dalam luka dan merasa tak pantas
Takkan pernah aku melepaskan erat-Mu
Karena yang aku tahu:
Jiwaku benar-benar tak mampu hidup tanpa-Mu.
Dengan segala kerendahan diri, kumohon:
Jangan pernah jauhkan aku dari ridha-Mu
Sejauh apapun perjalanan ini, di ujungnya nanti...
Aku hanya butuh Kau ada.
Kaulah satu-satunya nadiku
Semangatku
Dan api kecil yang selalu membangunkanku
Dari tidur panjang rasa bersalah dan ketidaklayakanku.
Entah apa yang baru saja kutulis
Kali ini, bukan aku yang berbicara
Tapi perasaanku yang terlalu dalam
Hatiku yang tengah tersayat pilu
Terima kasih telah selalu menerimaku, Tuhanku
Tanpa harus kuberikan korban lebih dulu
tanpa menuntutku menjadi sempurna lebih dahulu.
Maafkan aku karena terlalu sering mengecewakan-Mu.
Aku sangat mencintai-Mu, Tuhanku. Mencintai Kekasih-Mu. Dan mencintai segala yang Engkau cintai.
.jpeg)

.jpeg)
Posting Komentar